CEPAT BEREAKSI TERHADAP KASUS BULLY
Bully menjadi sebuah kata yang tak lagi asing di jaman sekarang.Tak jarang kita sering melihat kasus bully terjadi pada anak-anak,remaja hingga dewasa.Sebenernya tradisi bully sendiri sudah ada sejak zaman orang tua dahulu hanya saya,bully pada zaman dahulu hanyalah sebatas kata-kata yang dibuat untuk memperolok kekurangan yang ada pada teman lalu menertawakannya beramai-ramai.Namun,bully pada zaman sekarang selalu membuat kita geleng-geleng kepala tak habis fikir.
Bayangkan saja,seorang anak kecil berusia sekitar 8-10 tahun sudah bisa mencetak prestasi mencengangkan sekaligus paling memalukan hingga membuat hati sangat terenyuh kala mengetahuinya.Mengapa tidak ? Anak sekecil itu sudah bisa dan mampu menghabisi nyawa teman sekelasnya.Pada usia yang harusnya menjadi usia paling produktif untuk mencetal prestasi di sekolah.
Entah apa yang ada di fikiran anak generasi jan sekarang,mereka merasa layaknya penguasa dan hebat kalau mereka bisa membully temannya bahkan mengajak teman-teman yang lainnya untuk ikut membully korban yang tak lain adalah teman dari mereka juga.Miris sungguh miris,seolah orang tua jaman sekarang menutup mata mereka untuk kasus ini.Mereka tidak peduli akan pendidikan moral dan agama yang harusnya dimulai dan didapatkan dari rumah.
Anak-anak dan remaja yang harusnya menjadi generasi penerus harapan bangsa.Malah berubah menjadi preman secara instan dengan dianut dan disetujuinya paham bully dalam benak mereka masing-masing.Namun,dari banyak kasus bully yang video nya menjadi viral disosial media tentu kita melihat beberapa anak lainnya menjadi penonton . Ada yang menonton sambil diam ada pula yang menonton sambil memprovokasi.Disini kita sangat menyayangkan sikap anak-anak yang bertugas menjadi penonton dalam video tersebut,kita menyayangkan atas sikap diam mereka terhadap kekerasan bully yang dialami oleh temannya.Entah karena takut ataupunmerasa bahwa itu bukanlah urusannya.Namun,sebagai manusia sudah seharusnya kita menghentikan kejadian kekerasan terutama pada kasus bully. Karena kekerasan bully dengan alasan apapun tidaklah dibenarkam.Apalagi sejatinya kita sebagai manusia adalah makhluk sosial yang pastinya sangat saling membutuhkan satu sama lain.
Anak-anak,remaja,dewasa bahkan para orang tua haruslah berani melaporkan kejadian tak pantas yang terjadi disekitar mereka .Karena dengan begitu maka kita akan bisa sama-sama meredam bahkan mengurangi angka kejahatan terutama kekerasan bully di masyarakat kita.Dengan kita diam,maka para prlaku akan semakin merajalela memiliki hak untuk menindas,menganiaya korban-korbannya lewat bully tanpa memikirkan resiko besar yang akan dihadapi kedepannya.
Mari sama-sama menjadi berani menyuarakan kesaksian atas tindakan kejahatan.Dan mari sama-sama menjadi yang paling depan untuk memberantas kasus bully.
Selamatkan generasi penerus dari mental-mental premanisme .http://LPSK.go.id
Bayangkan saja,seorang anak kecil berusia sekitar 8-10 tahun sudah bisa mencetak prestasi mencengangkan sekaligus paling memalukan hingga membuat hati sangat terenyuh kala mengetahuinya.Mengapa tidak ? Anak sekecil itu sudah bisa dan mampu menghabisi nyawa teman sekelasnya.Pada usia yang harusnya menjadi usia paling produktif untuk mencetal prestasi di sekolah.
Entah apa yang ada di fikiran anak generasi jan sekarang,mereka merasa layaknya penguasa dan hebat kalau mereka bisa membully temannya bahkan mengajak teman-teman yang lainnya untuk ikut membully korban yang tak lain adalah teman dari mereka juga.Miris sungguh miris,seolah orang tua jaman sekarang menutup mata mereka untuk kasus ini.Mereka tidak peduli akan pendidikan moral dan agama yang harusnya dimulai dan didapatkan dari rumah.
Anak-anak dan remaja yang harusnya menjadi generasi penerus harapan bangsa.Malah berubah menjadi preman secara instan dengan dianut dan disetujuinya paham bully dalam benak mereka masing-masing.Namun,dari banyak kasus bully yang video nya menjadi viral disosial media tentu kita melihat beberapa anak lainnya menjadi penonton . Ada yang menonton sambil diam ada pula yang menonton sambil memprovokasi.Disini kita sangat menyayangkan sikap anak-anak yang bertugas menjadi penonton dalam video tersebut,kita menyayangkan atas sikap diam mereka terhadap kekerasan bully yang dialami oleh temannya.Entah karena takut ataupunmerasa bahwa itu bukanlah urusannya.Namun,sebagai manusia sudah seharusnya kita menghentikan kejadian kekerasan terutama pada kasus bully. Karena kekerasan bully dengan alasan apapun tidaklah dibenarkam.Apalagi sejatinya kita sebagai manusia adalah makhluk sosial yang pastinya sangat saling membutuhkan satu sama lain.
Anak-anak,remaja,dewasa bahkan para orang tua haruslah berani melaporkan kejadian tak pantas yang terjadi disekitar mereka .Karena dengan begitu maka kita akan bisa sama-sama meredam bahkan mengurangi angka kejahatan terutama kekerasan bully di masyarakat kita.Dengan kita diam,maka para prlaku akan semakin merajalela memiliki hak untuk menindas,menganiaya korban-korbannya lewat bully tanpa memikirkan resiko besar yang akan dihadapi kedepannya.
Mari sama-sama menjadi berani menyuarakan kesaksian atas tindakan kejahatan.Dan mari sama-sama menjadi yang paling depan untuk memberantas kasus bully.
Selamatkan generasi penerus dari mental-mental premanisme .http://LPSK.go.id
Komentar
Posting Komentar